Senin, 01 Desember 2014

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN

Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)
Analisis
dampak lingkungan
 (di Indonesia, dikenal dengan nama AMDAL) adalah kajian mengenai dampak
besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada 
lingkungan
hidup
 yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia.
AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan
memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud
lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural. Dasar hukum
AMDAL di Indonesia adalah
 Peraturan Pemerintah No. 27
Tahun 2012 tentang "Izin Lingkungan Hidup" yang merupakan pengganti
PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun
2012 Tentang Izin Lingkungan :
1.          
Izin Lingkungan adalah :
izin yang diberikan kepada setiap orang yang melakukan Usaha dan/atau Kegiatan
yang wajib Amdal atau UKL-UPL dalam rangka perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidupsebagai prasyarat memperoleh izin Usaha dan/atau Kegiatan.
2.          
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Hidup
, yang selanjutnya disebut Amdal, adalah kajian
mengenai dampak penting suatu Usaha dan/atau Kegiatan yang direncanakan pada
lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan.
3.          
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup
dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup
, yang selanjutnya
disebut UKL-UPL, adalah pengelolaan dan pemantauan terhadap Usaha
dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang
diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha
dan/atau Kegiatan.
4.          
Usaha
dan/atau Kegiatan adalah segala bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan
perubahan terhadap rona lingkungan hidup sertamenyebabkan dampak terhadap
lingkungan hidup.
5.          
Dampak Penting adalah
perubahan lingkungan hidup yang sangatmendasar yang diakibatkan oleh suatu
Usaha dan/atau Kegiatan.
6.          
Kerangka Acuan adalah
ruang lingkup kajian analisis dampaklingkungan hidup yang merupakan hasil
pelingkupan.
7.          
Analisis Dampak Lingkungan Hidup, yang
selanjutnya disebut Andal,adalah telaahan secara cermat dan mendalam tentang
dampakpenting suatu rencana Usaha dan/atau Kegiatan.
8.          
Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup,
yang selanjutnya disebut RKL, adalah upaya penanganan dampak terhadap
lingkungan hidupyang ditimbulkan akibat dari rencana Usaha dan/atau Kegiatan.
9.          
Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup,
yang selanjutnya disebut RPL, adalah upaya pemantauan komponen lingkungan hidup
yang terkena dampak akibat dari rencana Usaha dan/atau Kegiatan.
10.        
Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup adalah
keputusan yang menyatakan kelayakan lingkungan hidup dari suatu rencana Usaha
dan/atau Kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Amdal.
11.        
Rekomendasi UKL-UPL adalah
surat persetujuan terhadap suatu Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib UKL-UPL.
12.        
Pemrakarsa adalah
setiap orang atau instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas suatu Usaha
dan/atau Kegiatan yang akan dilaksanakan.
13.        
Izin
Usaha dan/atau Kegiatan adalah izin yang diterbitkan oleh instansi teknis untuk
melakukan Usaha dan/atau Kegiatan.
Alasan AMDAL diperlukan untuk melakukan
suatu studi kelayakan, yaitu :
1.  Karena undang-undang dan peraturan pemerintah
menghendaki demikian.
2.  AMDAL harus dilakukan agas kualitas lingkungan tidak
rusak dengan beroperasinya proyek-proyek industri.

Komponen AMDAL terdiri dari :
1.  PIL (Penyajian Informasi Lingkungan)
2.  KA (Kerangka Acuan)
3.  ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
4.  RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
5.  RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan)

Beberapa peran AMDAL, yaitu :
1.  Peran AMDAL dalam pengelolaan lingkungan. Apabila
dampak lingkungan yang telah diperkirakan jauh berbeda dengan kenyataannya, ini
dapat saja terjadi kesalahan-kesalahan dalam menyusun AMDAL atau pemilik
proyeknya sesuai AMDAL.
2.  Peran AMDAL dalam pengelolaan proyek. Bagian AMDAL
yang diharapkan oleh aspek teknis dan ekonomis biasanya adalah sejauh mana
keadaan lingkungan dapat menunjang perwujudan proyek, terutama sumber daya yang
diperlukan proyek tersebut seperti air, energi, manusia, dan ancaman alam
sekitar.
3.  AMDAL sebagai dokumen penting. Laporan AMDAL merupakan
dokumen penting sumber informasi yang detail mengenai keadaan lingkungan pada
waktu penelitian proyek dan gambaran keadaan lingkungan di masa setelah proyek
dibangun.

Tujuan AMDAL adalah
menduga kemungkinan terjadinya dampak dai suatu rencana usaha dan atau
kegiatan.
Kegunaan AMDAL, yaitu
1.  Sebagai bahan bagi perencanaan dan pengelola usaha dan
pembangunan wilayah.
2.  Membantu proses pengambilan keputusan tentang
kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan.
3.  Memberi masukan untuk penyusunan desain rinci teknis
dari rencanausaha dan atau kegiatan.
4.  Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan
dan pemantauan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan
5.  Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang
ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.


Langkah-langkah AMDAL, yaitu :
1.  Usulan Proyek.
2.  Penyaringan usulan proyek dengan PIL (Penyajian
Informasi Lingkungan).Bila usulan proyek sejak awal berpendapat bahawa
usulan proyeknya akan memiliki dampak penting, maka pemrakarsa bersama instansi
yang bertanggungjawab dapat langsung membuat AMDAL dengan terlebih dahulu
menyiapkan kerangka acuan. Jadi, dalam hal ini tidak diperlukan PIL.
3.  Menyusun Kerangka Acuan
4.  Membuat ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
6.  Membuat RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) dan RPL
(Rencana Pemantauan Lingkungan)
7.  Implementasi Pembangunan Proyek dan Aktivitas
Pengelolaan Lingkungan.

Hal – hal yang perlu dicermati dalam rona
lingkungan hidup adalah sebagai berikut:
1.  Wilayah studi rencana usaha dan atau kegiatan.
2.  Kondisi kualitatif dan kuantitatif dari berbagai
sumber daya alam yang ada di wilayah studi rencana usaha dan atau kegiatan,
baik yang sudah ada dan yang akan dimanfaatkan maupun yang masih dalam bentuk
potensi.

Contoh Komponen Lingkungan Hidup :
1. Fisik Kimia
a)  Iklim, kualitas udara dan kebisingan
b)  Fisiografi
c)  Hidrologi
d)  Hidrooseanografi
e)  Ruang, lahan dan tanah

2. Biologi
a)  Flora
b)  Fauna

3. Sosial
a)  Demografi
b)  Ekonomi
c)  Budaya
d)  Kesehatan Masyarakat

Dalam
melakukan AMDAL, perlu dijelaskan dampak besar dan penting yang bakal
timbul melalui perkiraan yang benar.
Hasil evaluasi mengenai
hasil telaahan dampak besar dan penting dari rencana usaha dan atau kegiatan
ini selanjutnya menjadi masukan bagi instansi yang bertanggung jawab untuk
memutuskan kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan
sebagaimana dimaksudkan dalam PP Nomor 27 Tahun 1999.

Ruang Lingkup Studi dan Metode Analisa Data
a)  Identitas Pemrakarsa dan Penyusun AMDAL
b)  Wilayah Studi. Lingkup wilayah studi mencakup pada
penetapan wilayah studi yang digariskan dalam kerangka acuan
untuk AMDAL dan hasil pengamatan di lapangan.

Pelingkupan Wilayah Studi. Lingkup wilayah
studi AMDAL ditetapkan berdasarkan pertimbangan batas-batas ruang, yaitu :
a)  Batas Proyek : ruang dimana suatu rencana usaha dan
atau kegiatan melakukan prakonstruksi, konstruksi dan operasi.
b)  Batas Ekologis : ruang persebaran dampak dari suatu
rencana usaha dan atau kegiatan menurut media transportasi limbah (air/udara),
dimana proses yang berlangsung diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar,
termasuk dalam ruangan ini adalah ruang di sekitar rencana usaha dan kegiatan
yang secara ekologis memberi dampak terhadap aktivitas usaha dan atau kegiatan.
c)  Batas Sosial : ruang di sekitar rencana dan atau
kegiatan yang merupakan tempat berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang
mengandung norma dan nilai tertentu yang sudah mapan.
d)  Batas Administratif : ruang dimana masyarakat secara
leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan UU
yang berlaku.
e)  Batas Ruang Lingkup Studi AMDAL : ruang yang merupakan
kesatuan dari keempat wilayah di atas, namun penentuannya disesuaikan dengan
kemampuan pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data, seperti
waktu, dana, tenaga, teknik, dan metode telaahan.

Metode Pengumpulan dan Analisis Data.
Studi AMDAL dapat berjalan sesuai dengan alur dan pedoman yang telah
ditetapkan, sehingga akan menghasilkan studi yang sahih dan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah, maka studi AMDAL juga dalam analisisnya
perlu melakukanmetode pengumpulan dan analisis data yang
ilmiah pula.
AMDAL perlu disusun dengan sistimatik,
sehingga dapat :
1.  Langsung mengemukakan pendapat penting yang bermanfaat
bagipengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan
rencana usaha dan atau kegiatan
.
2.  Mudah dipahami isinya oleh semua pihak, termasuk
masyarakat.
3.  Memuat uraian singkat tentang rencana usaha dan segala
dampak besar dan pentingnya.

Kegunaan dan keperluan
mengapa rencana usaha dan atau kegiatan harus dilaksanakan, yaitu


1.    Penentuan batas-batas lahan yang langsung akan
digunakan.
2.    Hubungan antara lokasi rencana usaha dan atau kegiatan
dengan jarak dan tersedianya    sumber-sumber daya.
3.    Alternatif usaha dan atau kegiatan berdasarkan hasil
studi kelayakan.
4.    Tata letak usaha dan atau kegiatan
5.    Tahap pelaksanaan usaha dan atau kegiatan





Sumber :



Pengolahan Sumber Daya Alam Berkelanjutan.wmv







SUMBER DAYA ALAM
Tahukah kamu apa itu sumberdaya alam? Sumber daya alam adalah semua unsur tata lingkungan biofisik yang nyata dan berpotensi
untuk memenuhi kebutuhan manusia demi mempertahankan kelangsungan hodupnya.
Jadi, semua benda mati dan makhluk hdup, yang ada di muka bumi ini dapat
dimanfaatkan oleh manusia untuk kepentingan dan kebutuhan hdupnyam, seperti
udara, sinar matahari, tumbuhan, hewan, air, dan sebagainya.
Keberadaan sumber daya alam tidak tersebar
secara merata di muka bumi. Oleh karena faktor geografis dan letak astronomis,
jumlah da kualitas sumber daya alam di
tiap wilayah di muka bumi ini tidaklah sama. Terdapat wilayah dengan sumber daya
alam sedikit atau bahkan tidak memiliki sumber daya alam sama seali. Pada
umumnya wilayah tropis memiliki sumber daya alam yang lebih kaya. Semakin
menjauh dari khatulistiwa, keanekaragaman sumber daya alamnya semakin terbatas
atau sedikit.
Sumber daya alam berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia.
Pemanfaatan sumber daya alam tlah dilakukan sejak kehidupan manusia kali
pertama di muka bumi, manusia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara
sederhana, yaitu dengan cara berburu, mencari tumbuhan atau buah-buahan, dan
bercocok tanam sederhana.
Seiring dengan perkembangan zaman, manusia mampu memanfaatkan sumber daya
alam secara lebih luas. Pertamahan populasi manusia serta perkembangan
pengetahuan dan teknologi juga telah mendorong manusia untuk memanfaatkan
sumber daya alam secara lebih kreatif dan intensif. Tidak heran manusia semakin
mampu menguasai alam dengan cara-cara yang merusak dan tanpa mempertimbangkan
kelestariannya.
Indonesia, sebagai salah satu negara dengan sumber daya alam terbesar di dunia
memegang peranan penting dalam pelestarian sumber daya alam dan keseimbangan
lingkungan di bumi. Namun demikian, kerusakan lingkungan tetap terjadi,
misalnya karena kebakaran hutan, banjir, penangkapan ikan dengan bom ikan.
Selain itu, terjadi penurunan kualitas da kuantitas sumber daya alam, antara
lain karena perubahan fungsi lahan hijau menjadi lahan terbangun serta terjadi
krisis energi.
Berbagai peristiwa tersebut menggambarkan pemanfaatan sumber daya alam
tanpa mempertimbangkan norma (ketentuan) kelestarian lingkungan hidup. Jika
tidak segera di atasi, masalah tersebut akan menjadi ancaman serius terhadap
seluruh umat manusia dan makhluk hidup di bumi. Oleh karena iut, agar
pemanfaatan sumber daya dapat berkesinambungan, maka tindakan eksploitasi harus
disertai dengna norma-norma pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam.
Norma pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam merupakan upaya terpadu
dalam memanfaatkan, menata, memelihara, mengawasi, mengendalikan, meulihkan dan
mengembangkan lingkungan hidup.


telaah :
 Sumber daya alam adalah semua
unsur tata lingkungan biofisik yang nyata dan berpotensi untuk memenuhi
kebutuhan manusia demi mempertahankan kelangsungan hodupnya dan sumber daya
alam sangat penting bagi kehidupan.


sumber
: http://www.artikellingkunganhidup.com/pelestarian-sumber-daya-alam.html

Selasa, 07 Januari 2014

Etika Penulisan Blog

  1. Isi tulisan tidak mengandung unsur SARA
  2. Masalah SARA sangat rentang menimbulkan pertentangan yang akan berakibat
    buruk apalagi ditulis dalam media online yang bersifat mudah menyebar.
    Pemahaman orang tentang hal ini tentu saja berbeda-beda berdasarkan latar
    belakan orang yang membacanya. Keanekaragaman pemikiran tersebut akan
    menyulut masalah SARA yang ditulis dalam suatu blog menjadi masalah yang serius dan susah terkendalikan
  3. Tidak berbau pornografi
  4. Suatu hal yang perlu diingat sebagai penulis blog disini bahwa blog dapat diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak dibawah umur. Memang penyedia layanan hosting blog seperti wordpress pun telah merilis aturan di term servicenya telah melarang adanya unsur pornografi dan akan memberi sanksi pada penulis yang melanggar. Akan tetapi unsur pornografi yang diselipkan dalam kata-kata berbahasa indonesia akan sulit untuk terlacat.
  5. Tidak melanggar hak cipta
  6. Hal ini perlu digaris-bawahi karena banyak blog yang menyertakan link ke suatu file berupa lagu, buku elektronik, software, film atau karya lain yang sebenarnya terlindungi oleh hak cipta. Memang ada banyak perdebatan tentang hak cipta. Akan tetapi sebagai penulis yang baik kita berusaha untuk tidak melanggar hak cipta.
  7. Pencantuman sumber tulisan
  8. Dalam menulis, kita seharusnya menghargai penulis lainya apabila kita menulis
    berdasarkan referensi yang ada pada artikel penulis lain. Dengan membaca dari berbagai sumber dan ditambah dengan pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menulis tanpa harus mencopy paste artikel dari orang lain. Sekali lagi kita bisa meneruskan tulisan orang lain yang kita anggap bermanfaat dan menyebutkan bahwa tulisan tersebut berasal dari sang penulis aslinya.
Menurut Prof. DR. Nina W. Syam, M.S, etika sebagai ilmu sendiri sebenarnya menyelidiki tentang tingkah laku moral yang dapat didekati melalui 3 cara, yaitu :
  1. Etika Deskriptif
  2. Cara melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas. Ia bersifat netral dan hanya memaparkan moralitas yang terdapat pada individu, kebudayaan, atau subkultur tertentu.
  3. Etika Normatif
  4. Mendasarkan pada norma, mempersoalkan apakah norma bisa diterima seseorang/masyarakat secara kritis, menyangkut apakah sesuatu itu benar/tidak. Terbagi 2, yaitu Umum dan Khusus.
    Umum: menekankan pada tema-tema umum seperti mengapa norma mengikat? Bagaimana hubungannya antara tanggung jawab dan kebebasan? Dll.
    Khusus: upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip etika umum ke dalam perilaku manusia.
  5. Metaetika
  6. Menganalisis logika perbuatan dalam kaitannya dengan ‘baik’ atau ‘buruk’.
Sumber :

Kepanitiaan Natal

Ddidalam kepengurusan panitia natal ini saya mendapatkan pelajaran yang berharga. Pengalaman yang bisa saya dapatkan antaranya yaitu, saya bisa lebih bertanggung jawab kepada tugas yang saya dapatkan dari kepengurusan ini. Dan saya juga bisa lebih mengerti arti dari tepat waktu. Karena rapat itu harustepat waktu. Saya juga bisa lebih mengenal kepada anggota yang lainnya. Ini adalah pertama kalinya Saya ikut di dalam panitia. Ketika saya diajak dalam panitia ini saya merasa bangga karena, orang tersebut percaya kepada saya untuk ikut didalam panitia ini. Saya juga bisa mendapatkan pelajaran tentang tanggung jawab dari panitia ini. Tugas yang saya dapatkan memang termasuk tugas yang berat bagi saya. Didalam panitia ini saya ditugaskan dalam seksi perlengkapan. Ketika saya di kasih tugas oleh ketua panitia ini, saya merasa tertantang. Karena saya dikasih tugas yang lumayan berat dan ini adalah pertama kalinya saya melakukan ini. Di dalam panitia ini juga saya bisa lebih mengenal watak orang-orang yang ada di dalam panitia ini. Ketika ada tugas yang saya belum bisa kerjakan saya meminta bantuan kepada panitia lain. Disinilah saya bisa merasakan kekeluargaan. Pada saat saya di kasih tugas untuk membooking sound system saya merasa bingung. Karena saya tidak mempunyai kenalan dalam sound system. Lalu saya meminta bantuan kepada senior untuk membooking sound system. Hal yang paling sangat berasa sifat kekeluargaannya adalah dimana harus mendekorasi Gereja. Saya dan team saya meminta bantuan kepada teman-teman saya untuk membantu dekorasi Gereja. Dimana teman-teman saya ikut turut serta membantu team saya mendekorasi Gereja. Pada saat itu saya memahami karena pada saat kita butuh bantuan, kita bisa meminta tolong kepada teman. Ketika dana yang terkumpulkan belum mencapai dana yang dibutuhkan kami panitia merasakan bingung dan down. Pada saat itu kita semua bingung harus mencari dana darimana lagi. Karena dana yang kita dapatkan sangat jauh dari dana yang kita butuhkan.  Kami panitia berkumpul untuk membantu seksi dana dalam mencari dana. Disini saya mendapatkan pelajaran dimana jika kita memiliki rejeki lebih, jika ada orang yang membutuhkan apa salahnya kita memberi. Kami team panitia bersama-sama mencari dana. Kami membuka usaha bazar,jualan baju,ngamen di setiap kebaktian yang diadakan dari Gereja kami. Disitu saya merasakn kekeluargaan yang benar-benar nyata. Setelah kami semua bekerja keras dalam mencari dana. Betapa senangnya kami karena dana yang kita dapatkan melebihi dari dana yang kita butuhkan. Perasaan saya ketika mau mendekati hari H tersebut saya merasakan takut. Karena saya takut sound system yang kita pakai itu tidak begitu memuaskan. Dan pada saat hari H tersebut kami semua merasakan suka,gembira,bahagia,bangga karena disitu kami tidak memikirkan lagi duka-duka yang kami lalui pada saat untuk mensempurnaklan acara ini. Betapa bangganya kami karena pada saat acara tersebut orang yang datang melebihi dari target kami. Sehingga membuat konsumsi yang kami sediakan tidak cukup. Diacara tersebut kami panitia tidak mendapatkan makanan karena kami panitia hanya focus untuk membuat para undangan yang dating itu bisa merasakan bahagia di acara Natal ini. Setelah acara Natal selesai kami panitia evaluasi. Disinilah semua suka&duka kami keluarkan. Dari masalah pribadi kami keluarkan semua. Dan sangat senang sekali kami para panitia karena acara Natal kami bisa berlangsung cukup meriah, meskipun terdapat miss komunikasi. Pelajaran yang saya dapatkan adalah ketika saya membuat acara tersebut, dan para undangan yang dating cukup antusias dan bahagia, disitu saya juga bisa merasakan kebahagiaan yang besar. Disitu juga saya bangga bisa turut serta dalam panitia ini.